helo hellooooo
nah sekarang saia akan menceritakan, bagaimana kah nasib si bisul lemak?
siapakah bisul lemak?
berapakah nomor hapenya? *lho*
seperti yg qt taw bersama, beberapa waktu setelah M ku kemarin ku mendapatkan manifestasi abses. sebelumnya kukira itu adl bartolinitis, yaitu peradangan dalam kelenjar bartolin di sepanjang labia, yang ternyata bertugas untuk menghasilkan sekret melumasi alat kelamin wanita. pnyebabnya bisa clamydia, GO, mungkin candida, dan ada juga dari hasil pemeriksaan mikro ditemukan e coli. makanya kalo wanita yg didiagnosis dg bartolinitis, pasti ditanya riwayat sexualna, apakah sblmna melakukan hub sexual? karena biasanya dari hub sexual itu isa mendapatkan "bonus" clamydia atau GO
setelah keren"nya memaparkan info yg pernah q baca di sebuah sumber di internet, marilah kita bercerita bagaimana soal pny q ndiri?
nah, karena q emg penakut, q memutuskan untuk membiarkan saja bnjolan itu. walaupun semakin lama semakin besar (ga besar" amat c, yah termasuk besar juga c mgk ukuran panjangnya sekitar phalange distal dan lebarnya mungkin 2 phalang distal (melebar). letaknya ada dibawah" di labia. q emg ngira ini adl bartolinitis. q membiarkan aja ini benjolan secara q takut kalo lapor bokappasti diliat, dipencet aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
kebayang kan? :3. mencet jerawat aja q takut alias ga tega, apalagi ini? @__@
emang c q menyadari kalo yg namanya benjolan alias abses ini kudu dipencet biar pusna keluar semua baru sembuh, namun karena takut q rela menahan ada sedikit rasa nyeri kalo berubah posisi dari duduk ke berdiri. sampe c ndudh perna bilang q jalannya kaya orang sakit kelamin. lho emg q sakit kelamin kok.. grrr. sembari q melakukan usaha tradisional, memberi beberapa stress atau tekanan mekanik atau trauma atau semacamna, dengan harapan di abses isa ruptur ndiri n sembuh deh :D
sampe mungkin berjalan kurang lebih berminggu", ini abses mulai lunakan konsistensinya, dan semakin mengecil, dan frekuensi sakitnya itu uda berkurang (sempet sampe sakit pas berjalan dg gait2 tertentu). setelah frekuensi sakitnya uda berkurang dan ku juga bingung kok ini uda lama ga ngecil", serta mulai ada sekret darah (emg c suka kadang" keluar sekret yg q perkirakan itu adalah pusnya, bukan sekrat candida atau trichomonas atau smcmna) akhirna q beranikan diri ngomong ke bokap. berikut percakapannya:
"pa saya kena bartolinitis lho"
"he? yg kaya dulu itu?"
"iya"
"itu mah bukan bartolinitis, itu bisul lemak"
"oh? (dalam ati sambil mikir emg lemak isa jadi bisul ya?), terus uda keluar sekretna lho pa, terus ada sekret darahnya juga"
"wah bagus dong, ya kalo gitu minum antibiotik aja"
"jadi ga perlu dibelek pa?"
"ga usa kalo segede yg lalu (ku lupa omongna kaya gini atau enda"
"yes!!!! (seneng karena ga usa dibelek)"
akhirnya q mengasup amoxillin 3x/hari selama 5 hari. dalam kurun waktu 5 hari itu c abses sudah mengecil sampe tinggalin tonjolan kaya bentol dan kalo dipencet ga sakit
yg sampe sekarang masih ada
ternyata kata bokap, bisul lemak itu adalah abses yg timbul karena penyumbatan kelenjar lemak. harusnya dibelek diangkat kelenjar lemaknya. "lho pa, kalo diangkat ga ada lemaknya lagi dung??" "yah kan kel lemak ada banyak n kebetulan aja yg disitu yg kena infeksi, kalo uda infeksi dah radang diangkat". (usep2 dada saia dngernya,, @,@)
setelah pas kapan bokap q ceritakan bahwa bekas lukanya masih ada kaya bentol gitu, tp uda ga sakit dll, dia bilang wah nanti kalo berikutnya kambuh lagi harus dibelek deh. terus q tanya, kenapa nunggu sampe kambuh lagi (soalnya kalo sekarang kan lagi ga sakit :P)? kata bokap, yah kalo yg namanya luka dah sembuh, da bae2, ya jangan diganggu2 lah. bener juga,nanti mengganggu komunitas perbentolan deh T__T
yep the end :D
wahai bentol, wahai abses, semoga kamu tidak akan datang lagi
amin
Jumat, 27 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar